Mekha Energi
Bara yang membakar lebih lama.

0°00′ · Garis Khatulistiwa

Bara yang membakar
lebih lama.

Briket arang tempurung kelapa dari Sumatera dan Sulawesi. Abu di bawah 2,5%, nyala 60-90 menit, tanpa asap dan tanpa bau. Dikemas untuk ekspor, dimuat dari pelabuhan Indonesia.

Bara menyala 60-90 menit

Dimuat untuk dunia, dari Indonesia.

Ekspor · 12+ Negara Tujuan

Dimuat untuk dunia,
dari Indonesia.

Dari Jebel Ali sampai Rotterdam. Kami muat 18-28 ton per kontainer, lengkap dengan dokumen ekspor yang disiapkan sesuai negara tujuan.

18-28 ton per kontainer

Tempurung tua, bukan pohon.

Bahan baku · 100% Tempurung

Tempurung tua,
bukan pohon.

Kami memakai tempurung kelapa tua sisa industri kopra. Lebih padat, karbon terikatnya tinggi, dan tidak ada satu pohon pun yang ditebang.

Karbon terikat 75-80%

7500+kcal/kg

Nilai kalori

< 2.5%

Kadar abu

60-90menit

Lama nyala

12+

Negara tujuan

Katalog

Empat bentuk, satu mutu.

Bentuk menentukan cara briket dipakai. Spesifikasi bahannya sama untuk semuanya.

Kubus

Kubus

Bentuk paling umum untuk shisha. Panas merata dan mudah ditata di atas kepala.

Ukuran tersedia sentimeter
  • 2.2 × 2.2 × 2.2
  • 2.5 × 2.5 × 2.5
  • 2.7 × 2.7 × 2.7

Ukuran khusus bisa dipesan

Heksagonal

Heksagonal

Batang bersisi enam. Bidangnya rata sehingga tidak menggelinding dan tersusun rapat.

Ukuran tersedia sentimeter
  • 2.2 × 4
  • 2.2 × 5
  • 2.3 × 4
  • 2.3 × 4.5
  • 2.3 × 5
  • 2.4 × 4
  • 2.4 × 4.5
  • 2.4 × 5
  • 2.5 × 4.5
Dome

Dome

Punggung melengkung dengan alas rata. Menyala lebih cepat di sisi atasnya.

Ukuran tersedia sentimeter
  • 2.2 × 4

Ukuran khusus bisa dipesan

Stick

Stick

Batang bulat. Dipakai untuk pemanggangan dan tungku yang butuh nyala panjang.

Ukuran tersedia sentimeter
  • 2.2 × 4

Ukuran khusus bisa dipesan

Spesifikasi

Angka di bawah ini berlaku untuk seluruh bentuk briket yang kami produksi.

Minta penawaran

Bahan baku

100%tempurung kelapa

Karbon terikat

75-80%

Kadar abu

< 2.5%

Kadar air

< 6%

Zat terbang

< 16%

Nilai kalori

7500-7800kcal/kg

Lama nyala

60-90menit

Kenapa kelapa Indonesia

Di khatulistiwa, kelapa tidak mengenal musim.

Indonesia duduk tepat di garis khatulistiwa dan termasuk produsen kelapa terbesar di dunia. Dua hal itu menentukan mutu tempurung yang kami olah.

Tempurung tua, bukan muda

Berbuah sepanjang tahun

Tidak ada satu musim panen di khatulistiwa. Pohon kelapa berbuah terus sepanjang tahun, jadi tempurung mengalir tanpa jeda dan pasokan tidak putus di tengah kontrak.

Tempurung tua, bukan muda

Kami memakai tempurung kelapa tua yang dagingnya sudah diambil untuk kopra. Tempurung tua lebih padat dan keras, dan kepadatan itulah yang membuat karbon terikatnya tinggi dan abunya rendah.

Limbah, bukan pohon

Bahan bakunya sisa industri kopra yang selama ini dibuang. Tidak ada pohon yang ditebang untuk membuat briket ini.

Asal tempurung

Garis khatulistiwa melewati dua pulau kami.

Sumatera dan Sulawesi sama-sama dilintasi garis nol derajat. Dari dua pulau inilah tempurung kami datang.

Sumatera

0°00′ · 100°12′ BT

Sumatera

Garis khatulistiwa memotong Sumatera di Bonjol, Sumatera Barat. Di sepanjang pesisir Riau dan Sumatera Utara, industri kopra sudah berjalan puluhan tahun. Volumenya besar dan seragam, dan itu yang membuat ukuran tempurung dari sini konsisten dari satu pengiriman ke pengiriman berikutnya.

Sulawesi

0°00′ · 119°54′ BT

Sulawesi

Garis yang sama menyeberang ke Sulawesi Tengah. Minahasa dan Gorontalo adalah jantung kelapa Indonesia sejak masa perdagangan kopra, dengan tanah vulkanis dan pohon kelapa dalam yang berumur panjang. Tempurungnya dikenal tebal dan berat.

1 / 2

Cerita di balik arang

Kebiasaan petani, bukan jenis kelapa.

Varietas kelapa dan jenis tanah di Indonesia hampir sama di mana-mana. Yang benar-benar membedakan mutu tempurung bukan kelapa atau tanahnya, melainkan kapan petani memanennya, dan itu ditentukan oleh kebutuhan pasar di tiap daerah.

Indonesia Barat

Jawa & Sumatera

Di Jawa, permintaan kelapa santan untuk rumah tangga dan restoran sangat tinggi, sehingga banyak petani memetik kelapa sebelum benar-benar tua. Sumatera bagian selatan menjadi penyangga saat pasokan Jawa kurang. Kelapa yang tidak lolos sortir pasar dijadikan kopra, dan karena dagingnya belum tebal, tempurungnya pun tipis. Hasilnya: arang dengan abu yang tipis, tapi kalori yang tidak maksimal.

  • Abu lebih tipis
  • Kalori lebih rendah

Indonesia Timur

Sulawesi & Nusa Tenggara

Di Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur, kota besar sedikit dan permintaan kelapa tua untuk rumah tangga minim. Kelapa tua justru dialirkan ke industri minyak goreng di Surabaya, Makassar, dan Bitung. Karena dipanen benar-benar tua, tempurungnya tebal dan padat. Hasilnya: arang dengan abu yang lebih tebal, tapi kalori yang lebih tinggi.

  • Kalori lebih tinggi
  • Abu lebih tebal

Kenapa ini penting untuk buyer?

Kesimpulannya, kebiasaan petani di tiap daerah yang menentukan karakter arang tempurung. Mayoritas buyer luar negeri meminta kadar abu maksimal 2,5%, bahkan banyak yang minta di bawah 2%. Dari pengalaman kami, bahan baku full Sulawesi sulit turun di bawah 2% karena tempurungnya memang tebal dan kalorinya tinggi. Karena itu, karakter tiap daerah kami racik sesuai iklim dan kebutuhan negara tujuan.

Karakter inilah yang kami racik sesuai kebutuhan tiap pasar.

Pasar Eropa

Negara beriklim dingin butuh kalori tinggi dan abu lebih tebal sebagai penghangat, alternatif pengganti gas. Untuk shisha maupun penghangat, orang Eropa umumnya minta ukuran besar dan kalori tinggi, dan tidak terlalu mempermasalahkan abu selama arangnya alami.

Pasar Timur Tengah

Negara seperti Libanon, Saudi Arabia, Qatar, Kuwait, Oman, dan Yaman beriklim hangat. Kalori standar (sekitar 7000-7200) sudah cukup, tapi yang dicari adalah visualnya: abu rendah dan bara yang menyala menarik (glowing) saat dipakai di ruangan redup ber-AC.

Garansi kami: apa pun kebutuhannya, setiap briket Mekha Energi dibuat berdasarkan kebutuhan pembeli, dan 100% alami.

Dari tempurung ke kontainer

Delapan tahap, berurutan.

Setiap briket melewati urutan yang sama. Tidak ada tahap yang dilompati.

  1. Kumpulkan tempurung
    01

    Kumpulkan tempurung

    Tempurung kelapa tua dikumpulkan dari sentra kopra di Sumatera dan Sulawesi.

  2. Karbonisasi
    02

    Karbonisasi

    Tempurung dibakar dalam tungku tertutup sampai menjadi arang, bukan abu.

  3. Giling dan campur
    03

    Giling dan campur

    Arang digiling halus lalu dicampur perekat alami sampai adonannya rata.

  4. Cetak
    04

    Cetak

    Adonan dicetak menjadi kubus, heksagonal, dome, atau stick sesuai pesanan.

  5. Keringkan
    05

    Keringkan

    Briket dikeringkan sampai kadar airnya turun di bawah 6%.

  6. Sortir
    06

    Sortir

    Briket diperiksa satu per satu. Yang retak, gompal, atau beda ukuran dikeluarkan.

  7. Kemas
    07

    Kemas

    Masuk inner box 1 kg lalu master carton 10 kg, mengikuti opsi kemasan yang dipilih.

  8. Muat dan kirim
    08

    Muat dan kirim

    Kontainer dimuat, disegel, dan dokumen ekspornya disiapkan.

Kemasan

Empat pilihan kemasan.

Semua opsi memakai master carton 10 kg. Yang membedakan hanya inner box dan mutu cetakannya.

Kemasan Standar

Kemasan Standar

  • Inner box 1 kg, full color
  • Master box 10 kg, polos
  • Single wall
Kemasan Premium

Kemasan Premium

  • Inner box 1 kg, full color
  • Inner box bahan double wall
  • Master box 10 kg, full color
Kemasan Bulk

Kemasan Bulk

  • Inner plastik 1 kg
  • Master box 10 kg, polos
Kemasan Bulk 10 kg

Kemasan Bulk 10 kg

  • Inner plastik 10 kg
  • Master box 10 kg, polos

Biaya kemasan dihitung terpisah dari harga briket. Angkanya kami cantumkan di penawaran.

Legalitas & mitra

Legalitas lengkap, mitra global.

Perizinan ekspor lengkap dan pengiriman lewat perusahaan pelayaran kelas dunia.

Legalitas & Perizinan Ekspor

Global Shipping Partner

Pengiriman

Berapa lama sampai ke pelabuhanmu?

Pilih negara tujuan untuk melihat perkiraan waktu pelayaran dari Indonesia.

Negara tujuan
  • Uni Emirat Arab
  • Arab Saudi
  • Turki
  • Mesir
  • Jerman
  • Belanda
  • Inggris
  • Amerika Serikat
  • Korea Selatan
  • Jepang
  • India
  • Rusia

Perkiraan waktu pelayaran

18-24 hari

Pelabuhan tujuan Jebel Ali

Angka ini perkiraan pelayaran peti kemas, bukan jaminan. Waktu sebenarnya bergantung jadwal kapal dan transit di pelabuhan perantara, dan kami pastikan saat penawaran.

Muatan per kontainer

20'

18-20ton

40'

26-28ton

Perkiraan memakai master carton 10 kg. Muatan pasti tergantung bentuk dan ukuran briket.

Muat dan kirim
Lihat semua 12 negara tujuan
Negara tujuan Pelabuhan tujuan Perkiraan waktu pelayaran
Uni Emirat Arab Jebel Ali 18-24 hari
Arab Saudi Jeddah 20-26 hari
Turki Mersin 25-32 hari
Mesir Alexandria 24-30 hari
Jerman Hamburg 28-35 hari
Belanda Rotterdam 28-35 hari
Inggris Felixstowe 28-36 hari
Amerika Serikat Los Angeles 25-32 hari
Korea Selatan Busan 12-18 hari
Jepang Tokyo 14-20 hari
India Nhava Sheva 12-18 hari
Rusia Novorossiysk 30-40 hari

Janji temu

Mari bicara soal pesananmu.

Isi keperluanmu di bawah. Kami balas dengan penawaran dan waktu yang cocok untuk bicara.

Kami membalas dalam 1×24 jam kerja.

Data ini hanya kami pakai untuk membalas permintaanmu.

Siap ekspor

Siap kirim arang kelapa ke pelabuhanmu.

Hubungi kami untuk penawaran terbaik dan konsultasi gratis soal kebutuhan ekspormu.